Mantan Presiden Alm. Soeharto Genap 1000hari meninggal


TEMPO Interaktif, Jakarta – Kamis nanti genap 1000 hari mantan Presiden Soeharto meninggal dunia. Sesuai tradisi Jawa, keluarga akan menggelar pengajian untuk mendoakan arwahnya.

Peringatan 1000 hari itu berlangsung di lima tempat, yaitu Makam Astana Giri Bangun Karanganyar, Ndalem Kalitan Solo, Monumen Jaten Karanganyar, Kemusuk Bantul, dan puncaknya di Masjid At-Tin Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

“Semua anggota keluargnya akan hadir di sini,” ujar Dedi Rustandi, Sekretaris Masjid At-Tin kepada Tempo, Senin (18/10).

Soeharto (1921-1998) memiliki enam anak: Siti Hardiyanti Hastuti alias Mbak Tutut, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediyanti Hariyadi, Hutomo Mandala Putra, dan Siti Hutami Endang Adiningsih.

Acara akan berlangsung pasca magrib, pukul 18.00. Mantan Menteri Agama, yang juga Ketua Pengurus At-Tin Maftuh Basyuni, dipastikan akan hadir.

“Kita akan Tahlilan dan Yasinan,” katanya. Tahlil, yang secara harfiah berarti melafakan “Tiada Tuhan selain Allah” secara berulang-ulang, merupakan ritual untuk mendoakan orang yang sudah meninggal. Tahlil biasa dilakukan pada hari pertama sampai ketujuh pasca kematian, kemudian dilanjutkan pada hari ke-40, ke-100 dan berakhir di hari ke-1000. Sementara Yasin merupakan surat ke-36 dalam al-Quran yang biasa dilantunkan saat kematian.

Keluarga Cendana menyiapkan 20 ribu jilid Yasin, yang dilengkapi foto presiden yang berkuasa sejak 1966 sampai 1998 itu. “Sesuai dengan perkiraan jemaah yang datang,” kata Dedi.

Jumlah itu juga sesuai dengan kapasitas masjid, plus halamannya. “Kami sudah memesan tenda untuk menampung jemaah di halaman,” ujarnya.

Pada Peringatan hari ke-100, Masjid At-Tin kebanjiran jemaah yang mencapai 25 ribu. “Acaranya mulai malam, tapi jemaah dari luar kota sudah mulai datang sejak siang,” katanya.

Selain mendapat bingkisan Yasin, jemaah yang datang pada peringatan hari ke-100 juga mendapat kenang-kenangan al-Quran dan makan malam. “Untuk yang sekarang, kami belum tahu bingkisannya apa, yang sudah tiba baru Yasin,” ujar Dedi.

Masjid At-Tin dibangun pada 1997, setahun setelah kematian Hajah Fatimah Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan Ibu Tien Soeharto. Pendirinya, Yayasan Ibu Tien Soeharto, sengaja memilih At-Tin surat ke 95 dalam Al-Quran untuk mengenang mantan Ibu Negara itu.

REZA M

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: