Tiket Kereta Api Mudik online


Untuk memesan tiket kereta api (KA), para calon pemudik tidak perlu datang ke stasiun. Mendatangi kantor Pos Indonesia, agen tiket, atau menghubungi call center 121 mulai pukul 07.00 bisa jadi lebih efektif untuk mendapatkan tiket KA.

Pantauan Warta Kota dalam empat hari terakhir ini, banyak calon pembeli tiket di stasiun yang kecewa karena kehabisan tiket, padahal mereka telah antre berjam-jam.

Bahkan, kemarin di Stasiun KA Gambir, calon pembeli pada antrean urutan kelima saja sudah kehabisan tiket. Hari ini diprakirakan jumlah pengantre akan lebih banyak lagi.

Cepatnya tiket habis itu dikarenakan banyaknya lokasi pemesanan. Saat ini ada 108 stasiun online, dengan 190 komputer untuk pemesanan. Ditambah lagi dengan agen pemesanan dan call center 121.

Jika tiap loket dari 100 loket langsung mencetak empat tiket, maka tempat duduk pada satu kereta sudah bisa habis dalam waktu dua menit—waktu yang dibutuhkan untuk mengetik dan mencetak tiket tersebut. Kapasitas satu rangkaian KA sekitar 400 tempat duduk.

Berdasarkan data PT KA, pemesanan KA untuk keberangkatan H-2 Lebaran pada Senin kemarin, sekitar pukul 08.45 hanya tersisa tiket KA Cirebon Ekspress dan Argo Jati. Tiket KA tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur ludes.

“Kami sudah tambah satu kereta (gerbong) untuk maksimalkan stamformasi, namun habis juga,” ujar Kepala Humas PT KA Daop I Jakarta, Mateta Rijalulhaq, di Stasiun KA Manggarai, Jakarta Selatan.

Menurut Mateta, tiket KA tujuan Jawa Timur paling cepat habis. Bahkan, hanya dalam waktu 15 menitan saja. Dia mengatakan, H-2 dan H-1 Lebaran menjadi puncak mudik dengan moda KA.

Untuk itu, pada pemesanan hari Selasa ini (untuk H-1) pihaknya akan menambah satu kereta lagi sesuai daya hela lokomotif. Untuk KA tambahan, jadwal keberangkatan dan waktu penjualan tiketnya belum dipastikan.

“Untuk KA tambahan masih dibahas waktunya karena harus disesuaikan dengan frekuensi perjalanan KA. Mungkin nanti setelah masuk bulan Puasa,” kata Mateta.

PT KA akan menjalankan 28 KA tambahan untuk melengkapi 198 KA reguler angkutan Lebaran 2010. Akan ada 8 KA komersial tambahan, yakni Senja Utama Lebaran, Sawunggalih Lebaran, Cirebon Ekspres Lebaran, dan Purwojaya Lebaran.

Kepala Stasiun KA Gambir Sofyan Hasan mengungkapkan, kereta yang banyak dipilih pemudik adalah KA Gajayana Malang (Gambir-Malang), Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya), Argo Lawu (Gambir-Solo), Taksaka (Gambir-Yogyakarta), Argo Dwipangga (Gambir-Solo), dan Sindoro (Gambir-Semarang).

“Sejak Jumat lalu ratusan orang memenuhi Stasiun KA Gambir. Sebagian dari mereka sudah datang sejak pukul 02.00 untuk menginap di stasiun. Makanya setelah loket dibuka pukul 07.00, tiket sudah habis terjual hanya dalam waktu setengah jam sampai 15 menit,” katanya.

Jumlah tiket yang terjual di Stasiun Gambir pada empat hari belakangan sebanyak 32.000 lembar. Dengan demikian rata-rata penjualan tiket di stasiun ini 8.000 lembar per hari.

“Saya mengimbau agar masyarakat tidak hanya membeli di stasiun tetapi bisa menggunakan call center atau secara online, supaya tidak ada penumpukan antrean,” ujar Sofyan.

Hal senada dikatakan Wakil Kepala Stasiun KA Pasarsenen, I Riyanto. Menurut dia, penjualan tiket eksekutif dan bisnis di stasiunnya pun laku keras.

Tiket Pelni tetap

Sementara itu, PT Pelayaran Indonesia (PT Pelni) menyiapkan 26 kapal untuk angkutan Lebaran 2010. Demikian diungkap Corporate Relation PT Pelni, Mungi P Ratna, Senin (9/8).

Lebih lanjut Mungi menjelaskan, secara keseluruhan 26 kapal ini akan mengangkut 47.442 penumpang ke seluruh daerah di Indonesia. Pelni juga akan siap menyediakan angkutan khusus kendaraan, baik motor maupun mobil.

Berkaitan dengan wacana kenaikan tarif untuk pesawat terbang maupun KA, Mungi menegaskan bahwa harga tiket tahun ini sama dengan tahun lalu.

“Kami belum melayani pembelian tiket di Gedung Pelni, Kemayoran, karena masih ada penyidikan atas kasus kebakaran gedung itu,” katanya. Terima kasih kepada (Agus Himawan/Ahmad Sabran/Sigit Nugroho) wartakota.com

4 Responses

  1. aku mau menaik kereta api

  2. tiket kereta api mudi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: